Mengembangkan Kreativitas Anak

Kreativitas yang dimiliki oleh seorang anak dengan anak yang lainnya tentu berbeda-beda. Bentuk kreativitas anak yang diperlihatkan juga tidak bisa disama-samakan.

Kreativitas sebagian bisa berkaitan dengan bakat sang anak. Kenali bakat anak untuk bisa mengerti kreativitas anak dengan baik. Bahkan kreativitas seorang anak bisa dikembangkan seiring pertumbuhannya.

Mengutip penjelasan dari BRAND’S Essence of Chicken Indonesia, “kreativitas adalah hal yang bisa dikembangkan oleh siapapun dengan mudah!”

Ada beberapa cara yang disarankan untuk mengembangkan kreativitas dan ini berlaku bagi anak dan Anda sendiri. Biasakan untuk melatih kreativitas secara rutin agar anak berprestasi.

1. Representasikan

Lihat sebuah gambar dan pikirkan 50 sampai 100 kata yang bisa merepresentasikan gambar tersebut. Lalu gunakan semua kata-kata itu untuk membuat sebuah cerita. Bebaskan diri Anda dengan membuat cerita yang tidak masuk akal. Berlakukan hal ini untuk anak dan tidak perlu berikan batasan ataupun tuntutan tentang apa yang akan direpresentasikan dan diceritakan.

2. Gambar dari sebuah garis

Buatlah berbagai macam gambar kartun dari sebuah garis lurus. Lihat seberapa kuat imaginasi si kecil untuk mengembangkan gambar. Bila anak terbiasa doodling atau mencorat-coret hanya gambar wajah saat bosan, maka jelas bahwa ia bukan orang kreatif. Pancing untuk mulai menggambar sebuah gedung, keindahan alam, atau gradasi warna dilangit dengan menyebutkan secara spontan seperti, “lihat awannya warna biru dan putih, apa kamu melihat warna lainnya?”

Sebagian anak berprestasi adalah anak-anak yang mampu mengembangkan kreativitasnya setelah diberi pancingan sebagai stimulan. Pertanyaan di akhir kalimat merupakan salah satu bentuk pancingan..

3. Pakai lirik lagu

Jawab pertanyaan-pertanyaan mudah dengan menggunakan lirik lagu. Lirik lagu sambungkan dengan menanyakan kejadian yang pernah dijalankan oleh anak. Selanjutnya lanjutkan lirik lagu lain dan berikan pertanyaan yang bisa memancing kreativitas anak. Perhatikan sekreatif apa si kecil menjawab.

4. Kombinasikan ide

Pilih dua obyek yang berbeda, misalnya pohon dan pintu. Beri deskripsi masing-masing obyek, seperti apa kegunaannya, terbuat dari apa, dan bagaimana bentuknya. Lalu saling tukar deskripsi tersebut dan buat pertanyaan seperti, “Bagaimana cara membuat pohon menjadi pintu?”

This post has already been read 427 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation