Kebutuhan Gizi Anak

Makanan masa kini sungguh sangat menggoda selera terutama untuk makanan – makanan instan yang ada.  Hal tersebut sangat mempengaruhi terhadap gizi anak di masa pertumbuhan dan perkembangannya. Anak dalam usia 1 tahun sudah diperbolehkan untuk makan makanan keluarga yakni apa yang dimakan oleh keluarganya anak itupun mendapat hak yang sama untuk menikmatinya dengan porsi seusisanya.

Memenuhi Gizi Anak Sesuai dengan Kebutuhannya

Dengan makanan-makanan yang kaya akan vitamin seperti diantaranya prebiotik, AHA/DHA, vitamin hingga mineral. Semua ini menjadi tantangan baru bagi orang tua untuk lebih jeli terhadap asupan gizi anak. Pemberian nutrisi pada anak harus tepat, artinya tepat kombinasi zat gizinya, antara kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral serta kebutuhan cairan tubuh anak, yaitu 1-1,5 liter/hari tepat jumlah atau porsinya, sesuai yang diperlukan tubuh berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG) harian. Tepat dengan tahap perkembangan anak, artinya kebutuhan aklori anak berdasarkan berat badan dan usia anak.

          Kebutuhan nutrisi anak seusia 1-3 tahun berbeda-beda, yakni:

Kebutuhan nutrisi harian anak usia 1-3 tahun

(1000 kkal)

Nutrisi

Kebutuhan/Hari

Setara  dengan….

Vit A

400 ug

Wortel  (50 gram)
Vit D

200 IU

Susu  (470 ml atau 2 cangkir)
Vit K

15 ug

2  tangkai   asparagus (20 gram)
Vit B1 (Thiamin)

0,5 mg

Kentang  rebus (150 gram)
Vit B2 (Riboflavi)

0,5 mg

Telur  rebus (55 gram)
Vit B3 (Niacin)

6 mg

Dada   ayam (50 gram)
Vit B6 (piridoksin)

0,5 ug

Fillet  salmon (90 gram)
Vit B12

0,9 ug

1  butir  telur  rebus
Asam Folat

150 ug

3  kuntum  brokoli (35 gram)
Kalsium

500 mg

Susu (290 ml)
Magnesium

60 mg

1  mangkuk  buah  labu (245 gram)
Zat Besi

8 mg

Daging  sapi (170 gram)
Zinc

7 mg

Kacang  tanah (100 gram)
Selenium

17 ug

Tuna (20 gram)
Natrium

0,8 g

Garam   (1/2 sendok teh)

Dalam usia 1-3 tahun sangatlah penting dukungan dari orangtua untuk memberikan asupan gizi dan nutrisi yang baik dan sesuai. Baiknya gizi dan nutrisi pun selalu terjaga sampai kita dewasa nanti, tentunya untuk pertumbuhan dan perkembangan serta mendukung kesehatan tubuh.

This post has already been read 620 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation