Masa Pertumbuhan Anak Sangat Membutuhkan Asupan Berikut dan Juga Takarannya

Masa Pertumbuhan Anak

Kita sebagai orang tua pasti menginginkan dan mengharuskan diri kita agar dapat memberikan makanan bernutrisi, bergizi, sehat, dan juga enak pastinya untuk anak kita, guna membantu Masa Pertumbuhan Anak. Tetapi apakah kita sudah tahu apa apa saja zat-zat yang harus diberikan kepada anak?

Continue Reading →

Konsentrasi Si Kecil Tumbuh Maksimal Dengan Buah Dan Telur

gizi-pada-anak-sekolah-300x199

Buah hati kita adalah titipan paling berharga yang harus dan wajib kita jaga dan rawat dengan baik. Sebagai orang tua terutama ibu, pertumbuhan seorang anak pastinya akan sangat diperhatikan. Pertumbuhan yang baik tidak luput dari asupan nutrisi yang baik pula yang diberikan kepada sang anak.

Seiring bertambahnya usia si anak pasti sang anak akan mengalami pertumbuhan dan kebutuhan asupan makanan bergizi yang lebih pula dari biasanya. Asupan makanan yang wajib dikonsumsi setiap harinya oleh si kecil adalah daging, susu, buah-buahan sampai sayur-sayuran. Asupan makanan tersebut sangat berguna untuk tumbuh kembang dan pertumbuhan Konsentrasi Si Kecil.

Continue Reading →

Cara Mendidik Anak Yang Tepat Bukan Dengan Kekerasan

Cara Mendidik Anak Yang Tepat Bukan Dengan KekerasanSemakin hari kita sebagai orangtua merawat dan mendampingi anak. Melihat tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya tentu menjadi kesenangan tersendiri. Walau sudah berupaya melakukan yang terbaik untuk anak, saya sering bertanya dalam hati, apakah cara mendidik anak yang terapkan kepada anak-anak dirumah sudah benar? Kadang saya melihat orang lain mendidik anak diikuti dengan melakukan kekerasan. Apakah ini benar? Continue Reading →

Apa Sebenarnya Pengaruh Susah Bicara Terhadap Tumbuh Kembang Balita Anda?

good parentingSeorang ibu pastinya sangat senang ketika buah hatinya sudah mulai menyeloteh walaupun terkadang kata-katanya masih belum bisa di mengerti. Apalagi jika balita tersebut sudah mulai bisa memanggil Anda dengan sebutan “mama”, maka pastinya Anda akan merasa menjadi ibu yang paling sempurna saat itu juga.

Anda pun juga akan merasa lega karena bayi Anda berarti bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Sebaliknya, jika anak Anda belum bisa berbicara sepatah katapun, seorang ibu pasti akan khawatir akan tumbuh kembang balita kesayangannya. Continue Reading →

Pengaruh Kasih Sayang OrangTua Pada Psikologi dan Tumbuh Kembang Anak

Pengaruh cinta kasih orang tua pada anak akan sangat besar jika dihubungkan dengan perkembangan psikologi dan tumbuh kembang anak. Anak umumnya merekam kejadian yang biasa terjadi di lingkungan sekitarnya.

Jika orangtua kurang peduli dan tidak mampu memberikan kasih sayang dan perhatian pada anak, kemungkinan anak akan mengalami masalah pada sikap dan sifatnya. Bisa jadi anak merasa kesepian dan sering melakukan tindakan yang salah, hal ini disengaja agar sang anak mendapatkan perhatian dan kasih sayang orang tua mereka.

Continue Reading →

Masa Emas Tumbuh Kembang Anak

Memiliki seorang anak atau buah hati merupakan salah satu impian yang dari orang tua baik pasangan muda yang baru menikah ataupun pasangan yang sudah lama menikah. Kehadiran anak di tengah-tengah keluarga sangat diidam-idamkan oleh setiap orang tua. Buah hati menjadi pelengkap kebahagiaan bagi orang tua. Bagi Ibu muda yang baru mempunyai buah hati sebaiknya lebih memperhatikan tumbuh kembang anak ketika anak baru berusia dua sampai tiga tahun.

Pada usia tiga tahun buah hati mulai menguasai banyak hal, dari mulai berbicara, berjalan, dan kemampuan lainnya. Banyak orang yang beranggapan bahwa pada usia ini anak akan sulit untuk diatur dan masih aktif-aktifnya. Kebanyakan dari orang tua yang tidak telaten ataupun sabar akan cenderung melakukan tindakan kekerasan jika anak tidak mau menurut atau sulit di atur.

Continue Reading →

2 Ciri Umum Anak Autis

Perhatikan perilaku anak sedini mungkin. Ketahui setiap perkembangannya dan lihat ke buku panduan perkembangan bayi dan balita yang Ibu miliki. Bila sesuai antara  kemampuan dan kecerdasan anak dengan usianya berarti tumbuh kembang anak dalam keadaan yang normal. Bagaimana bila tidak? Bagaimana ada prilaku yang tidak biasa yang dilakukan anak? Apa bisa anak terkena autis dari bayi. Jawabannya adalah bisa saja. Ketahui 2 ciri umum anak autis berikut:

1. Gejala sulit berkomunikasi

Sebagian anak memang ada yang telat bisa berbicara. Sebagian anak lainnya ada yang bisa berbicara tapi telat umurnya untuk bisa berbicara dengan jelas dan mudah dimengerti. banyak kasus yang seperti ini.
Tapi untuk anak yang memiliki ciri umum anak autis bisa diperhatikan dari kemampuan berbahasanya. Anak penderita autis tidak mampu menggunakan dua kalimat secara spontan diusianya yang sudah melebihi 2 tahun. Ini yang membuat anak menjadi sulit berkomunikasi dengan orang lain disekitarnya. Biasanya anak 2-3 tahun gemar bercerita, walaupun ucapannya belum terlalu jelas. Mereka sedang melatih merangkai kata dan cerita dengan memperlihatkan kosa kata yang sudah dikenalnya kepada orang lain bila anak tersebut perkembangannya normal.

2. Perilaku Khusus yang berbeda dari anak seumurannya

Perhatikan baik-baik bila bayi atau balita Ibu tidak bergumam hingga usia 12 bulan. ciri umum anak autis lainnya adalah anak juga tidak bisa berbicara melalui gerakan badan hingga usia 12 bulan. Bahkan menunjuk apa yang diinginkan terkadang terasa sulit bagi anak penderita autis.
Hali ini tentu perilaku khusu yang berbeda dari anak seumurannya. Terlebih bila anak tidak mengucapkan sepatah kata hingga 16 bulan. Bahkan susah berekspresi sehingga orangua sulit mengerti tangisan dan teriakan yang dilakukan anak penderita autis memiliki makna seperti apa.

Pelajari perilaku anak Ibu. Ketahui 2 ciri umum anak autis di atas. Bila memang ada perilaku khusus yang berbeda dari anak seumurannya segera konsultasikan ke dokter anak. Berikan terapi yang tepat untuk anak autis. Membuat mereka merasa nyaman adalah hal terbaik yang bisa Ibu berikan.

Sumber

Terapi yang Tepat Untuk Anak Autis

Sebagai oangtua tentunya kita mendambakan anak selalu sehat dan bisa tumbuh kembang dengan baik. Meski setiap anak berbeda, keinginan orangtua tetaplah serupa hanya ingin yang terbaik untuk anaknya.

Banyak penyakit yang ditakuti oleh para orangtua. Salah satu penyakit yang ditakuti dan tidak diinginkan terkena olah anak adalah ‘Autis’. Mengapa demikian? Penyaakit autis membuat sebagian besar penderitanya tidak dapat hidup mandiri hingga usia dewasa.
Namun bila ada anak dari kerabat atau anak Anda yang terkena penyakit autis sebaiknya Ibu bisa mengetahui cara terapi yang tepat.

Perlakuan dan terapi yang tepat dapat membantu perkembangan anak autis.
Banyak sekali terapi untuk anak autis yang bisa bermanfaat dan berdampak baik bagi si anak. Tapi biasanya anak autis memiliki kesulitan berkomunikasi, atau terkadang mereka sudah menjelaskan sekuat tenaga tetapi kita sebagai orangtua yang merasa kesulitan mengerti apa yang dimaksud sang anak. Berikut terapi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak autis:

Terapi Wicara

Sebutan lain terapi dari Terapi Wicara adalah Speech Therapy. Ada dua indra yang difokuskan dalam terapi ini yaitu indra pendengaran dan indra untuk bicara bagi seseorang. Anak penderita autis biasanya mengalami kesulitan sangat ingin menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Susah untuk mengucapkan kata-kata dengan jelas bagi mereka. Bila menghadapi anak autis dengan keadaan seperti ini, sebaiknya Ibu dan orang terdekat benar-benar memahami bahasa dan setia pengucapan dari huruf yang bisa di sebutkan oleh anak. Ini akan membantu saat kita mendengarkan anak autis berbicara. Sebaiknya tidak memarahi anak ketika ia berbicara dengan tidak jelas, sekalipun orangtua dalam keadaan lelah karena anak autis butuh lebih dimengerti.

Anak autis juga terkadang tidak peka dengan keadaan sekitar. Dalam arti, ia terkadang mengalami kesulitan untuk menyambungkan peristiwa demi peristiwa yang terjadi disekitarnya. Salah satu penyebabnya adalah karena anak autis kurang mendengar dan mengerti apa yang disampaikan orang lain. Terapi yang tepat untuk anak autis dengan keadaan ini tentunya dengan melatih indra pendengarannya. Agar mereka juga terbiasa mendengarkan kata-kata dan perilaku orang lain.

Biological Therapi
Terapi yang tepat terhadap pola makanan dan bahan makanan yang diberikan kepada anak autis. Ada jenis makanan yang membuatnya menjadi mudah melemah atau merangsang anak autis menjadi anak yang lebih aktiv. Konsultasikan makanan dengan dokter anak agar penderita autis bisa mendapatkan gizi yang pas.

Terapi Sensoris
Occupational Therapy dan juga Auditory Integration Training (AIT). Ada juga terapi yang disebut dengan PECS (Picture Exchange Communication System) jenis terapi yang satu ini biasanya melibatkan alat bantu seperti gambar dan juga alat komunikasi pendukung lainnya. Tujuannya adalah mempermudah pemahaman penderita autis terhadap situasi dan kondisi yang ada di lingkungan sekitar mereka. TEAACH atau Treatment and Education of Autistic and Related Communication Handicapped Children juga menjadi salah satu bagian terapi yang bisa diaplikasikan kepada para penderita.

Kenali lingkungan kita, ini tidak selalu terjadi di keluarga kita. Sekalipun terjadi kepada keluarga lain, sebaiknya kita mengerti dan bisa bertukar informasi dan saran agar penanganan dan terapi untuk anak autis diberikan dengan tepat.

Sumber

Stimulasi Kecerdasan Anak – Permainan Turun Naik

Mendengar nama permainannya saja tentu terkesan mudah kan, ‘Permainan Turun Naik’. Dengan permainan ini Ibu bisa memberikan stimulasi kecerdasan anak, khususnya untuk melatih keseimbangan anak. Seiring berat badan anak yang semakin bertambah, daya gravitasi akan memiliki daya tarik yang semakin besar. Maka penting untuk melatih keseimbangan anak.

Untuk melakukan permainan turun naik ini Ibu bisa menyiapkan sofa atau kursi yang kokoh bila Ibu ingin melakukan permainan dengan posisi duduk. Tapi bila ibu ingin melakukan permainan turun naik sambil tiduran, Ibu bisa menyiapkan matras sebagai alas. Permainan ini juga bisa melatih keberanian anak. Anak tidak takut memanjat dan tidak takut ketinggian, dan yang perlu dilatih adalah keseimbangan agar anak tidak mudah terjatuh.

Cara bermain:
Ibu duduk di kursi, letakkan bayi di atas tulang kering kaki Ibu. Angkat tubuh si kecil dan buat gerakan turun naik secara berulang. Bila bayi Ibu tidak seimbang, kembalikan tubuhnya ke posisi tengah. Bila bayi memiliki ekspresi ketakutan, kurangi kecepatan ayunan kaki, terus lakukan secara perlahan dan berulang-ulang.

Permainan Turun Naik efektive untuk bayi berusia 6-12 bulan. Lakukan sesekali karena baik untuk menstimulasi keseimbangan anak. Bila anak menjerit atau tidak terhibur, lakukan permainan naik turun di lain waktu. Bisa jadi si kecil sedang tidak ingin bermain karena ngantuk atau lapar.