Membahagiakan Anak dengan 4 Pertanyaan Ini

68.abc

Hidup bahagia merupakan impian setiap orang. Beberapa dari mereka ada yang selalu benar-benar bahagia dan ada kemungkinan rasa bahagia yang selalu timbul tersebut berasal dari faktor genetika serta pribadi bagaimana kita menjalankan kehidupan.

Jika ada pertanyaan yang bisa membuat anak Anda hidup lebih bahagia, maka tidak ada salahnya untuk mencoba tanyakan ke si kecil. Seperti yang dilansir pada laman Huffingtonpost.com, di bawah ini pertanyaan yang bisa membuat anak Anda lebih bahagia. Continue Reading →

Cara Mengajarkan Kasih Sayang Kepada Anak Dengan Cerita Bergambar Hewan

Pola pengasuhan dengan mencontohkan hal dan perbuatan yang baik kepada anak sampai saat ini masih jadi cara paling populer yang diterapkan oleh orangtua. Anak usia 0-5 tahun mampu merekam banyak kejadian dan cerita yang didengarnya. Maka dari itu selain memberi contoh hal yang baik, bercerita juga menjadi hal yang bisa merangsang kemampuan berbahasa anak.

Bagi anak yang berusia 3-7 tahun sangat memerlukan siraman rohani, mengenal kasih sayang, mengenal rasa aman, mengenal orang lain dan lingkungan sekitar. Pola pengasuhan yang tepat sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak dimasa awal. Continue Reading →

Sedih Melihat Rewel Saat Sakit? Cek Barangkali Anak Sedang Masuk Angin

Istilah masuk angin mungkin tidak bisa kita dengar bila kita memeriksakan anak ke dokter. Tapi istilah ini tentu sudah umum dikalangan kita. Masuk angin pada anak juga mungkin sering Ibu temukan, tapi kadang kita terlambat menyadarinya.

Ciri-ciri anak masuk angin yang harus diketahui Continue Reading →

3 Cara Mengatasi Anak Susah Tidur

Waktu anak laki-laki saya masih kecil, ia selalu bergerak. Sangat aktif dan tubuhnya pun terlihat kurus, tapi bobot badannya masih dalam batasan normal. Seluruh kegiatannya hanya terhenti di malam hari. Pada siang hari, ia terus bergerak, berlari, menyanyi, menari, memukul sesuatu seperti sedang memainkan alat musik bahkan bergaya seperti sedang memainkan alat musik atau seperti vocalis yang sedang berada di panggung sebuah konser. Pada malam hari pun butuh menunggu sampai larut untuk membuatnya merasa ngantuk. Terkadang saya sampai merasa ngantuk dan suami saya yang menjaganya. Saat sudah pergi ke kamar tidur terkadang anak ini juga masih memantulkan dirinya ke dinding dan berguling-guling di atas kasur. Hampir setiap malam kemarahan saya hampir terpancing.

Sampai akhirnya pada suatu hari, saya menemukan beberapa cara mengatasi anak susah tidur. Sebenarnya banyak cara yang sudah kami coba untuk menghilangkan insomnia pada anak, dan saya rasa ini yang paling ampuh. Continue Reading →

Penanganan Yang Tepat Pada Anak Phobia Gelap

anak phobia gelapSetiap orang pastinya  memiliki rasa takut terhadap sesuatu. Termasuk pada kegelapan. Anak-anak biasanya memiliki rasa takut terhadap kegelapan. Mereka memiliki imajinasi sendiri terhadap gelap yagn mereka lihat seperti adanya hal-hal yang menakutkan misalnya monster, hantu, atau hal lainnya.

Sebagai orang tua, kita wajib membantu menghilangkan rasa takut pada anak kita agar tidak mengganggu perkembangan dari si anak. Maka dari itu sebelum anak phobia gelap lebih tambah parah, ada baiknya Anda melakukan cara untuk mengatasinya.

Continue Reading →

Nutrisi Otak Anak

Anak merupakan makhluk titipan Tuhan yang harus dijaga dengan baik oleh kedua orang tuanya. Memiliki anak dengan badan sehat serta cerdas tentunya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang tua. Melihat mereka tumbuh besar dengan pertanyaan mereka yang kritis, membuat orang tua optimis bahwa mereka akan menjadi orang yang berguna kelak ketika mereka dewasa. Salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam merawat anak adalah asupan nutrisi otak anak.

Asupan nutrisi otak anak harus dicukupi karena meskipun tubuhnya kecil, anak memerlukan dengan porsi cukup agar otak dapat berkembang dengan baik. Jika sejak kecil asupan nutrisi otak anak tidak tercukupi, maka ke depannya akan sulit mengembangkan kecerdasan otak mereka. Continue Reading →

Tips Mengatur Waktu Tidur Anak

Anak Susah Tidur Di Malam Hari
Semua berawal dari cara mengatur waktu anak mulai dari pagi hari. Bangun tidur terlalu siang juga kerap menjadi permasalahan anak susah tidur di malam hari.

Mengapa bangun tidur sangat berpengaruh? Jadwal sarapan, mandi pagi sampai semua runtunan kegiatan anak selama sehari akan bergeser waktunya. Pada akhirnya semua jadi tertunda, anak susah tidur di malam hari dan semestinya tidak demikian.

Tips Mengatur Waktu Tidur Anak

1. Biasakan anak bangun pagi

tips-mengatur-waktu-tidur-anak-biasakan-bangun-pagi
Bangun pagi hari memiliki 3 manfaat jitu yang bisa membuat mood seseorang lebih baik. begitu pula tugas kita sebagai orangtua adalah harus pintar dalam mengatur waktu tidur anak.

2. Fasilitasi anak untuk memiliki kegiatan positif selama seharian
Berikan mainan yang menyenangkan. Hindari film horor di malam hari yang bisa menghantui si kecil sebelum tidur. Kebanyakan kasus anak susah tidur disebabkan kecapekan, film horor, dan kegiatan kurang positif (kesalahan kecil yang bisa dilakukan anak).

3. Perhatikan porsi makanan anak Anda

tips-mengatur-waktu-tidur-anak-porsi-makan

Credit : Zori Huang via Flickr

Perlu diperhatikan, sebaiknya tidak memberikan makanan yang terlalu mengenyangkan menjelang waktu tidur. Makan berlebihan bisa membuat anak merasa penuh dan tidak nyaman. Sebaliknya, rasa lapar karena kurang makan juga bisa membuat anak gelisah. Bila ini terjadi biasanya anak rewel menjelang waktu tidur.

4. Edukasi
Memberi penjelasan kepada anak tentang mengatur waktu tidur yang baik. Biarkan anak belajar memahami bahwa lama waktu tidur dapat mempengaruhi kesehatannya.

5. Interior kamar anak
Atur penataan atau interior kamar tidur yang nyaman bagi anak untuk menghindari susah tidur. Gambar tokoh kesukaan anak yang berada di tirai, seprei bantal atau selimut dipercaya bisa membuat anak merasa lebih senang dan nyaman menjelang waktu tidur.

Berbagai Sumber

Bahaya Anak Kecanduan Video Games

Anak Anda suka bermain video games?  Jika ya, sebaiknya sebagai orangtua kita mencari tahu  bahaya anak yang terlanjur kecanduan dengan video games. Perhatikan dan berikan batasan dengan cara yang tepat.

Video games adalah salah satu jenis permainan yang sangat digemari oleh anak-anak. Secara visual permainan video games memang sangat menarik perhatian anak. Berbeda dengan anak-anak pada jaman dahulu, anak-anak jaman sekarang lebih memilih duduk berjam-jam didepan layar televisi atau komputer untuk bermain video games. Perkembangan permainan video games ini semakin banyak pilihannya, tentu akan diiringi oleh dampak buruk yang ditimbulkan dari kebiasaan anak bermain video games.

Apabila kita perhatikan, bahaya dari anak yang kecanduan video games ini berdampak buruk tidak hanya secara fisik, melainkan juga untuk perkembangan jiwa anak. Anak yang hobi bermain video games, akan cenderung menghabiskan waktu berjam-jam hanya duduk dan memandangi layar, dampaknya, mereka jarang melakukan aktivitas fisik.

Walaupun jenis permainan dari video games saat ini telah berkembang, bahkan ada yang dibuat lebih interaktif dan membutuhkan gerak tubuh, namun belum juga dapat menandingi manfaat aktivitas lari, melompat, atau permainan olah tubuh lainnya. Selain itu, bahaya lain yang menghantui anak adalah kemungkinan terganggunya kesehatan mata pada anak.

Anak yang banyak menghabiskan waktu di depan layar televisi atau komputer akan lebih mudah mengalami kelelahan pada syaraf mata. Hal ini dikarenakan mata yang terus-menerus terkena cahaya dari televisi atau komputer. Lebih jauh lagi, dampak ini tidak jarang mengakibatkan penglihatan anak menjadi rabun. Karena itu, tidak jarang anak pada usia dini telah banyak yang menggunakan kacamata. Hal ini salah satunya karena seringnya berhadapan dengan layar televisi atau komputer.

bahaya-anak-kecanduan-video-games-thumbnail

Kemudian, dari segi psikologi atau kejiwaan, bahaya dari kecanduan video games ini juga cukup mengkhawatirkan. Banyak jenis permainan video games yang berisi adegan kekerasan, hal ini dapat membahayakan kejiwaan anak karena anak akan cenderung meniru hal-hal tersebut. Untuk itu, orang tua perlu cermat dalam memperhatikan jenis permainan yang dipilih.

Selain itu, menurut beberapa ahli psikologi, anak yang kecanduan bermain video games akan cenderung berperilaku lebih agresif dan kurang baik. Terutama bagi anak yang addict main video games peperangan. Tidak jarang juga diantara mereka yang menjadi ansos (tidak peduli dengan lingkungan sekitar) karena terlalu banyak berinteraksi dengan layar televisi atau komputer.

Cara Mengatasi Rasa Takut Berpisah (Separation Anxiety)

Rasa takut bisa dirasakan oleh setiap orang, baik anak-anak maupun kita yang sudah dewasa. Rasa takut yang begitu dalam dan membuat orang tersebut melakukan keanehan bisa disebut phobia.

Salah satu bentuk rasa takut yang sering dirasakan adalah rasa takut berpisah (Separation Anxiety). Bila hal ini terjadi pada anak, cukup sulit untuk menanganinya.

Anak merasa cemas dan menjadi tidak tenang ketika harus berpisah dengan orang terdekatnya. Pada dua tahun pertama ibu merupakan sosok yang paling akrab dengan anak. Kelekatan yang terbangun juga sangat erat dan ada unsur ketergantungan yang tumbuh pada anak terhadap ibunya.

Figur ibu, tak selalu harus berarti ibu kandung, bisa juga ibu pengasuh, ayah, kakek atau nenek, atau siapa saja yang memang dekat dengan anak. Anak dengan sendirinya bisa menilai siapa orang yang memberikan kenyamanan untuknya.

Kelekatan anak dengan sosok ibu biasanya akan berkurang setelah anak mulai banyak berinteraksi dengan lingkungan dan bisa bereksplorasi dengan mainan yang ditemuinya. Pada fase ini kada ibu kelewat melindungi dan semakin overprotektif.

Tanpa sadar ibu mengatur segala hal dan banyak melarang anak, hingga tak bisa mempercayakan anaknya pada orang lain. Anak harus berada dibawah pengawasan ibu secara langsung, justru keadaan ini yang menjadi masalah.

Kelekatan ibu dan anak terus bertahan dan akhirnya menimbulkan kelekatan patologis walau anak sudah semakin besar. Rasa takut berpisah lama-kelamaan akan muncul dalam diri anak. Akibatnya, anak tak mau sekolah, gampang nangis, dan sulit dibujuk saat ditinggal ibunya.

Ada tahap yang sangat parah, ibu tidak diberi kesempatan beranjak ke dapur atau ke kamar mandi pun, anak terus mengikuti dan memanggil. Rutinitas seperti masak, makan bahkan buang air kecil menjadi sangat susah.

Cara mengatasi rasa takut berpisah pada anak

Tuhan menciptakan anak dengan keistimewaan, walau usianya masih sangat kecil tapi anak memiliki kemampuan untuk mendengarkan, kemampuan untuk mengerti ketika diberi penjelasan. Kadang orangtua tidak menyadari hal ini.

Jelaskan pada si kecil, mengapa ibu dan ayahnya harus pergi bekerja. Begitu juga penjelasan tentang waktu meski anak usia ini belum sepenuhnya mengerti secara pasti kapan pagi, siang, sore, dan malam. Beri pengertian mengenai berapa lama masing-masing waktunya kapan siang menggantikan pagi dan kapan malam menggantikan siang. Beri gambaran kepada si kecil berapa lama ayah dan ibunya bekerja dan libur.

Gunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak. Bicaralah dengan suara lembut, Semisal, “Nanti, waktu kamu makan sore, Ibu sudah pulang.” Jika tak bisa menepati sesuai waktu yang dijanjikan, beri tahu anak. Sebab, anak akan terus menunggu dan ini justru bisa menambah rasa takut anak. Ia akan terus cemas bertanya-tanya, kenapa sang ibu belum datang.

Penting Mengingatkan Anak Untuk Selektif Dalam Memilih Teman Bermain

Waktu terus berjalan, ada kalanya anak tumbuh dan memasuki usia remaja. Anak akan banyak belajar dari lingkungannya, baik lingkungan keluarga, sekolah dan teman bermainnya. Pada usia remaja, biasanya anak banyak terpengaruh dengan lingkungan bermainnya. Maka itu, penting untuk mengingatkan pintar-pintar dalam memilih teman kepada anak.

Anak yang memasuki usia remaja sudah mengetahui mana yang baik dan buruk untuknya. Lalu apa yang salah pada anak remaja yang berperilaku menyimpang?

Tidak sepenuhnya mereka boleh disalahkan, sebagai orangtua kita bertanggungjawab untuk memberikan pengarahan dan pengasuhan yang benar.  Setelah masuk usia remaja, anak bisa menentukan dengan siapa ia bergaul. Mereka sudah tidak sepenuhnya dalam pengawasan orangtua. Rentan akan pergaulan yang kurang baik dan berperilaku menyimpang.

mengingatkan-anak-untuk-selektif-dalam-memilih-teman

Sejak kecil ajarkan pendidikan agama, sopan santun dan beritahu mana yang baik dan salah. Biasakan dengan mencontohkan bukan hanya sekedar kata-kata. Berikan kenyamanan dengan pola pengasuhan yang baik. Dekatkan diri kita dengan anak dengan cara mengetahui perkembangan mereka. Jadi tak ada salahnya sebagai orantua kita meng-update informasi untuk tahu keadaan terkini. Seperti apa sih trend dikalangan remaja untuk saat ini.

Selektif dalam memilih teman bermain pun bisa orangtua contohkan kepada anak. Misalkan, dengan mengenalkan teman-teman Anda dan memberikan contoh yang baik. Perlihatkan cara bergaul yang baik, seperti cara berpakaian saat berkunjung, memberikan salam di awal pertemuan, waktu berkunjung dan semacamnya. Dengan demikian anak belajar dari kebaikan yang pernah diperlihatkan orangtuanya.