Carly Membuktikan Anak Penderita Autis Juga Bisa Ekspresif

anak autisAnak autis berhak diperlakukan dengan baik. Mereka bukan anak yang selalu memposisikan keadaan orangtua dalam keadaan yang rumit. Carly, anak penderita autis ini. Ia telah membuktikan penyakit autis bukanlah suatu kekurangan.

Carly bisa mengekspresikan dengan baik tentang apa yang dirasakannya. Carly berhasil menghlangkan anggapan bahwa anak penderita autis sulit untuk diajak berkomunikasi. Hebatnya lagi Carly memiliki blog pribadi dan akun twitter yang di jalankan oleh dirinya sendiri. Continue Reading →

2 Ciri Umum Anak Autis

Perhatikan perilaku anak sedini mungkin. Ketahui setiap perkembangannya dan lihat ke buku panduan perkembangan bayi dan balita yang Ibu miliki. Bila sesuai antara  kemampuan dan kecerdasan anak dengan usianya berarti tumbuh kembang anak dalam keadaan yang normal. Bagaimana bila tidak? Bagaimana ada prilaku yang tidak biasa yang dilakukan anak? Apa bisa anak terkena autis dari bayi. Jawabannya adalah bisa saja. Ketahui 2 ciri umum anak autis berikut:

1. Gejala sulit berkomunikasi

Sebagian anak memang ada yang telat bisa berbicara. Sebagian anak lainnya ada yang bisa berbicara tapi telat umurnya untuk bisa berbicara dengan jelas dan mudah dimengerti. banyak kasus yang seperti ini.
Tapi untuk anak yang memiliki ciri umum anak autis bisa diperhatikan dari kemampuan berbahasanya. Anak penderita autis tidak mampu menggunakan dua kalimat secara spontan diusianya yang sudah melebihi 2 tahun. Ini yang membuat anak menjadi sulit berkomunikasi dengan orang lain disekitarnya. Biasanya anak 2-3 tahun gemar bercerita, walaupun ucapannya belum terlalu jelas. Mereka sedang melatih merangkai kata dan cerita dengan memperlihatkan kosa kata yang sudah dikenalnya kepada orang lain bila anak tersebut perkembangannya normal.

2. Perilaku Khusus yang berbeda dari anak seumurannya

Perhatikan baik-baik bila bayi atau balita Ibu tidak bergumam hingga usia 12 bulan. ciri umum anak autis lainnya adalah anak juga tidak bisa berbicara melalui gerakan badan hingga usia 12 bulan. Bahkan menunjuk apa yang diinginkan terkadang terasa sulit bagi anak penderita autis.
Hali ini tentu perilaku khusu yang berbeda dari anak seumurannya. Terlebih bila anak tidak mengucapkan sepatah kata hingga 16 bulan. Bahkan susah berekspresi sehingga orangua sulit mengerti tangisan dan teriakan yang dilakukan anak penderita autis memiliki makna seperti apa.

Pelajari perilaku anak Ibu. Ketahui 2 ciri umum anak autis di atas. Bila memang ada perilaku khusus yang berbeda dari anak seumurannya segera konsultasikan ke dokter anak. Berikan terapi yang tepat untuk anak autis. Membuat mereka merasa nyaman adalah hal terbaik yang bisa Ibu berikan.

Sumber

Terapi yang Tepat Untuk Anak Autis

Sebagai oangtua tentunya kita mendambakan anak selalu sehat dan bisa tumbuh kembang dengan baik. Meski setiap anak berbeda, keinginan orangtua tetaplah serupa hanya ingin yang terbaik untuk anaknya.

Banyak penyakit yang ditakuti oleh para orangtua. Salah satu penyakit yang ditakuti dan tidak diinginkan terkena olah anak adalah ‘Autis’. Mengapa demikian? Penyaakit autis membuat sebagian besar penderitanya tidak dapat hidup mandiri hingga usia dewasa.
Namun bila ada anak dari kerabat atau anak Anda yang terkena penyakit autis sebaiknya Ibu bisa mengetahui cara terapi yang tepat.

Perlakuan dan terapi yang tepat dapat membantu perkembangan anak autis.
Banyak sekali terapi untuk anak autis yang bisa bermanfaat dan berdampak baik bagi si anak. Tapi biasanya anak autis memiliki kesulitan berkomunikasi, atau terkadang mereka sudah menjelaskan sekuat tenaga tetapi kita sebagai orangtua yang merasa kesulitan mengerti apa yang dimaksud sang anak. Berikut terapi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak autis:

Terapi Wicara

Sebutan lain terapi dari Terapi Wicara adalah Speech Therapy. Ada dua indra yang difokuskan dalam terapi ini yaitu indra pendengaran dan indra untuk bicara bagi seseorang. Anak penderita autis biasanya mengalami kesulitan sangat ingin menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Susah untuk mengucapkan kata-kata dengan jelas bagi mereka. Bila menghadapi anak autis dengan keadaan seperti ini, sebaiknya Ibu dan orang terdekat benar-benar memahami bahasa dan setia pengucapan dari huruf yang bisa di sebutkan oleh anak. Ini akan membantu saat kita mendengarkan anak autis berbicara. Sebaiknya tidak memarahi anak ketika ia berbicara dengan tidak jelas, sekalipun orangtua dalam keadaan lelah karena anak autis butuh lebih dimengerti.

Anak autis juga terkadang tidak peka dengan keadaan sekitar. Dalam arti, ia terkadang mengalami kesulitan untuk menyambungkan peristiwa demi peristiwa yang terjadi disekitarnya. Salah satu penyebabnya adalah karena anak autis kurang mendengar dan mengerti apa yang disampaikan orang lain. Terapi yang tepat untuk anak autis dengan keadaan ini tentunya dengan melatih indra pendengarannya. Agar mereka juga terbiasa mendengarkan kata-kata dan perilaku orang lain.

Biological Therapi
Terapi yang tepat terhadap pola makanan dan bahan makanan yang diberikan kepada anak autis. Ada jenis makanan yang membuatnya menjadi mudah melemah atau merangsang anak autis menjadi anak yang lebih aktiv. Konsultasikan makanan dengan dokter anak agar penderita autis bisa mendapatkan gizi yang pas.

Terapi Sensoris
Occupational Therapy dan juga Auditory Integration Training (AIT). Ada juga terapi yang disebut dengan PECS (Picture Exchange Communication System) jenis terapi yang satu ini biasanya melibatkan alat bantu seperti gambar dan juga alat komunikasi pendukung lainnya. Tujuannya adalah mempermudah pemahaman penderita autis terhadap situasi dan kondisi yang ada di lingkungan sekitar mereka. TEAACH atau Treatment and Education of Autistic and Related Communication Handicapped Children juga menjadi salah satu bagian terapi yang bisa diaplikasikan kepada para penderita.

Kenali lingkungan kita, ini tidak selalu terjadi di keluarga kita. Sekalipun terjadi kepada keluarga lain, sebaiknya kita mengerti dan bisa bertukar informasi dan saran agar penanganan dan terapi untuk anak autis diberikan dengan tepat.

Sumber