Pilih Susu Formula yang Cocok Untuk Bayi

Bila produksi ASI Ibu kurang dari jumlah yang bayi butuhkan tentunya ibu mencoba memberi asupan lain. Terkadang Ibu sudah berusaha dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, sayur-mayur atau susu untuk Ibu menyusui tapi ada faktor genetik yang bisa saja menyebabkan jumlah ASI tidak banyak.

Tambahan susu formula bisa menjadi salah satu solusi. Bayi Ibu mungkin memberikan tanda yang mana yang lebih disukainya. Botol plastik berwarna bening memperlihatkan susu yang berwarna terang. ini juga kadang bisa menarik perhatian bagi si kecil.

Dalam memilih susu formula, pertama kali yang ibu perlu cek adalah dua hal berikut,
1. Kandungan Susu
DHA, lemak dan omega adalah zat yang penting. Ini mempengaruhi kekuatan fisik anak dan kecerdasan otak anak.
2. Kadar manis dari susu
Tak kalah penting rasa manis juga sebaiknya dicek, dan tidak perlu memberi rasa manis yang berlebih karena bisa menyebabkan anak kegemukan dan anak terbiasa dengan rasa manis yang terlalu kuat. Dikawatirkan, semakin besar, tingkat rasa manis yang diperlukan akan semakin besar. Konsumsi gula berlebih bisa membuat anak diabetes dan over weight.

Bila sudah membeli, pertama kali sebaiknya tidak perlu membeli susu dengan ukuran besar karena Ibu perlu mengetahui, apakah susu formula tersebut cocok untuk tubuh si kecil.

Perhatikan apakan bayi Ibu alergi dengan susu formula yang telah diberikan. Beberapa hal tanda bahwa anak alergi dengan susu formula antara lain:
1. Timbul bercak merah di permukaan kulit anak.
2. Anak muntah-muntah setiap beberapa waktu sekali.
3. Anak diare.

Bila ada tanda seperti diatas, sebaiknya Ibu stop pemberian susu formula tersebut. Coba dengan susu lain, bila alergi terus terulang segera periksakan bayi ke dokter anak. Konsultasikan susu formula yang cocok untuk anak.