Konflik Dengan Mertua Semakin Panas, Harus Bagaimana Ya?

Dari kecil kita terbiasa tinggal dengan keluarga sendiri. Terbiasa berada di dekat orangtua kita sendiri. Tapi setelah menikah orangtua pasangan tiba-tiba juga menjadi orangtua kita. Awalnya terasa ada yang aneh, tapi lama-kelamaan juga akan terbiasa.

Berapa lama harus beradaptasi untuk mencintai mertua seperti orangtua kita sendiri?

Tidak ada batasan waktu, tidak ada penilaian yang pasti berapa lama paling cepat dan paling lambatnya. Semua hanya proses adaptasi. Tapi bagaimana bila semua tidak serukun yang diharapkan. Kian hari konflik dengan mertua semakin panas.. Apa yang harus dilakukan?

Cara Mengatasi Konflik Dengan Mertua

Orangtua senang diperhatikan

Saat anaknya telah menikah dengan kita dan tinggal pisah rumah dengan orangtua tentu mereka ada rasa kangen atau bahkan kehilangan. Untuk meminimalisir kecemburuan antara mertua dengan menantu sebaiknya Anda sadar diri untuk memberikan perhatian ekstra. Tidak perlu diingatkan kunjungi rumah mertua dan ajaklah pasangan Anda. Bawa buah tangan saat berkunjung bisa jadi nilai lebih.

Batasan yang jelas

Bagaimanapun Anda bukan anak kandung, Anda hanya menantu dan harus ada batasan yang jelas. Bicarakan dengan pasangan Anda. Misalkan tidak bisa menggunakan kamar mandi yang ada di kamar mertua Anda. Walaupun suami Anda dan anak-anak menggunakannya.

Stop jadi pemalas

Belum tentu mertua bisa pengertian kepada Anda. Melihat anak muda yang malas biasanya dianggap sebagai hal menyebalkan bagi orangtua. Bila terus-menerus seperti itu yang ada konflik dengan mertua bisa semakin panas dan berkepanjangan.

konflik dengan mertua

Hentikan dulu sikap pemalas dalam diri Anda. Lebih peka dengan keadaan sekitar. Berikan contoh yang baik untuk si kecil. Meminimalisir gesekan dengan mertua adalah sikap yang baik. Toh, Anda akan lebih banyak bersosialisasi dengan belajar lebih peka. Jadilah menantu yang baik. Cobalah Cermat Hindari Konflik Bersama Mertua untuk kelanggengan rumah tangga Anda.

This post has already been read 656 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation