Cara Mengatasi Batuk Rejan Pada Bayi 1-12 Bulan

Jangankan bayi, orang dewasa pun tidak nyaman bila mengalami batuk rejan. Tentunya Ibu merasa khawatir bila bayinya terkena batuk rejan. Kemudian dalam hati Ibu bertanya, “apa yang bisa saya lakukan saat bayi terkena batuk rejan?”

Bayi 1-12 bulan tentunya masih dibawah pengawasan penuh. Sekalipun Ibu bekerja tentunya tetap ada orang yang dipercayakan untuk menemani dan merawat anak selama Ibu di luar rumah. Ketahui gejala batuk rejan, bila tertular pada anak bayi Ibu segera ketahui cara mengatasinya.

Bila batuk rejan menyerang, temani dan dampingi anak. Mendekatlah dengan bayi Ibu dan letakkan dalam posisi duduk tegak dipangkuan Ibu. Cobalah menenangkan, dan bicaralah dengan suara pelan.

cara-mengatasi-batuk-rejan-mama-baby-crying

Penting untuk diperhatikan, bila bayi berhenti bernapas sejenak terus pegang tubuhnya erat-erat, tapi tetap berikan ruang bernapas yang cukup maka bayi akan bernapas kembali. Konsultasikan segera dengan dokter anak bila nafas sempat terhenti atau tersedak saat makan hingga anak muntah-muntah.

Untuk bayi besar, dokter akan memberikan antibiotik sesuai yang dibutuhkan bayi 1-12 bulan. Obat tidak langsung mengobati dan menghilangkan sakitnya tapi dapat meredam keparahan penyakitnya. Obat ini juga akan mencegah penularan kepada bayi atau anak-anak lain yang ada di lingkungannya.

Untuk bayi kecil harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Dengan dirawat pernapasan bayi kecil ini akan terpantau. Saluran pernapasan juga akan dibersihkan dengan teliti dan tersedia oksigen yang siap pakai bila diperlukan. Terapi uap juga bisa diberikan bila diperlukan. Konsultasikan secara berlanjut dengan dokter anak hingga sakit batuk rejan ini selesai.

This post has already been read 976 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation