Tips Memilih Popok Sesuai Usia

Sebenarnya cara terbaik memilih ukuran popok buat si kecil adalah, dengan melihat berat badan si kecil. Pertimbangannya, karena pertumbuhan berat badan bayi berbeda-beda, ada bayi yang pertumbuhannya bongsor, normal atau bahkan ada yang tetap kecil.

Tapi walaupun begitu, bukan berarti nggak bisa memilih popok berdasarkan usia lho! Dengan pertimbangan pertumbuhan normal anak Indonesia, berikut cara memilih popok sesuai dengan usia si kecil.

Usia 0-3 bulan

Di usianya yang terbilang sangat rawan, si kecil membutuhk’an popok yang benar-benar lembut dan mampu memberikan perlindungan yang maksimal. Maka dari itu, pemilihan popok dengan ukuran NB atau New Born sangat direkomendasikan sesuai dengan kondisi si kecil.

Idealnya, saat si kecil sudah memasuki usia 1-2 bulan ke atas, baru  dia bisa diberikan popok dengan ukuran S, itu pun masih tipe perekat, dan baru bisa menggunakan tipe pant saat usianya menginjak 3 bulan.

Popok Sesuai Usia

Usia 4-19 bulan

Di usianya yang sudah cukup aktif, si kecil membutuhkan popok yang lebih tangguh. Umumnya, popok tipe pant jauh lebih baik untuk mengimbangi pergerakannya yang sangat lincah. Mengenai ukurannya, anda sudah bisa menggunakan ukuran M saat si kecil berusia 4-5 bulan.

Saat si kecil sudah berusia 6 bulan, mulailah untuk mempertimbangkan menggunakan popok dengan ukuran L hingga ukuran XL saat usianya lebih dari 12 bulan.

Usia 20 bulan keatas

Di usianya yang sudah mulai penuh percaya diri, sudah saatnya anda mulai mempertimbangkan toilet learning. Sambil menunggu si kecil benar-benar siap, anda bisa menggunakan popok dengan ukuran XL atau XXL untuk mengimbangi pertumbuhannya.

Kalau untuk urusan tipenya, jelas si kecil sudah harus menggunakan jeni pant atau celana. Hal ini untuk menyeimbangkan dengan gerakan si kecil yang makin aktif.

Trik lainnya

Selain dengan usia dan bobot si kecil, sebenarnya anda sudah bisa menebak kapan waktu yang tepat untuk meningkatkan ukuran popok si kecil dengan cara melihat beberapa tanda berikut ini :

  • Ketika popok sudah terlihat sangat ketat hingga menyebabkan bekas di pinggang dan paha.
  • Ketika air pipis dan kotoran si kecil bertambah banyak sehingga popok cepat penuh.
  • Ketika popok yang digunakan sudah terlihat jauh dibawah pusar.

Bagaimana, sudah bisa menebak ukuran popok yang tepat bagi si kecil?

This post has already been read 1391 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation