Parenting Yang Baik mengatasi Kakak Cemburu dengan Adik

Parenting yang baik adalah bagaimana cara kita memperlakukan anak dengan baik sehingga anak merasa dibahagiakan dan nyaman atas perlakuan kita kepada mereka. Lalu, bagaimana menerapkan parenting yang baik untuk mengatasi kakak cemburu dengan adik?

Kalau ditanya, “kakak sayang gak dengan adik?” Jawabnya sih, sayang. Tapi keluhannya soal adik dari si kakak ada aja. Kalau tidak didengarkan nanti si kakak suka marah, ngambek dan uring-uringan. Pada akhirnya si kakak bilang, “Bunda lebih sayang adik daripada kakak”.

Bagaimana ini? Apakah kemarahan Anda terpancing dengan perilaku si kakak yang cemburu pada adiknya?

Mengerti Keluhan Si Kakak yang Sedang Cemburu

Pertama, Ibu harus mengerti dan paham tentang apa yang di keluhakan oleh anak. Mungkin pada beberapa kejadian kakak merasa tidak diutamakan. Beberapa kali hal demikian terulang tentu bisa menimbulkan rasa penolakan dari dalam diri kakak. Kadang Ibu dibuat bingung karena bentuk penolakan anak yang satu dan yang lain diperlihatkan dengan cara yang berbeda-beda. Mungkin anak jadi cengeng atau mudah menangis, anak suka marah, atau usil pada adiknya.

Tips: Cobalah mengerti perasaan si kakak. Ibu bisa ajak kakak ngobrol dan menanyakan apa yang si kakak pikirkan. Misal, bila kakak sering usil pada adiknya, coba tanyakan apa yang ada di dalam pikirannya? Mengapa ia melakukan hal itu pada si adik.

Obrolan antara ibu dan anak adalah cara ibu mendekatkan diri pada anak, bukan dengan kemarahan tapi dari hati ke hati. Bila keluhan dapat si kakak sampaikan kita sebagai orangtua bisa lebih memahami dan mengerti. Dengan begitu kita bisa memberikan penjelasan sesuai dengan kemampuan berpikir si kaka (sesuai tahapan usianya masing-masing).

Bukan Berarti Anak Kecil Tidak Bisa Diajak Bicara

Sebagian orangtua sering salah persepsi. Ia sering emosi saat anak membuat kesalahan. Padahal menurut orangtua kesalahan seperti itu tidak perlu terjadi. Sebenarnya orantua tidak perlu memarahi anak.

Mengapa anak berbuat sesuatu yang salah? Tentu karena mereka belum sadar itu adalah sebuah kesalahan. Kita sebagai orangtua harus memiliki hati yang luas untuk menghadapi anak-anak. Bicara kepada anak merupakan solusi yang paling tepat. Ajak anak bicara untuk beritahu mana yang salah dan yang benar.

Tips: Dengan mengajak anak bicara, kita sudah mencoba untuk tidak menyepelakan anak. Kita coba memahami alasan si kakak cemburu dengan adiknya. Anak merasa dirinya dihargai dan ia akan melakukan suatu pembuktian bahwa memang menjadi kakak berbeda. Di panggil kakak itu tandanya sudah besar. Sudah pintar. Sudah bisa membantu ibu dan ayah. Bicarakan dengan kalimat yang mudah dimengerti dan penuh kehangatan. Sehingga si kakak mengerti cara bicara yang baik yaitu seperti yang dicontohkan orangtuanya. Dengan begitu si kakak akan merasa nyaman dan bisa mengerti apa yang orangtua sampaikan. Bila bisa melewati tahap ini dengan baik, berarti kita telah berusaha melakukan parenting yang baik.

Baca Juga: 10 Peraturan Parenting Untuk Orangtua Sebagai Prinsip Dasar Pola Pengasuhan Anak

mengatasi kakak cemburu dengan adik

Melibatkan Kakak Saat Merawat Adik

Dengan melibatkan kakak pada saat merawat adik akan menimbulkan rasa tanggung jawab, rasa sayang dan rasa memiliki dalam diri kakak. Buat batasan tentang hal apa saja yang bisa kakak lakukan untuk adiknya demi membantu ibu saat merawat adik.

Apresiasi Untuk Si Kakak

Ucapan terimakasih, selamat, kakak hebat dan kata pujian lainnya merupakan bentuk apresiasi orangtua kepada si kakak. Ini sangat penting, karena secara alami setiap orang memerlukan pengakuan. Hal ini berlaku juga pada anak kecil.

Parenting yang baik tidak memojokkan anak untuk mengakui kesalahannya, tapi orangtua bisa membesarkan hati anak agar anak menjadi lebih berguna. Sehingga setiap perilaku yang anak kita lakukan dapat menyenangkan dirinya dan orang lain.

This post has already been read 1256 times!

One Thought on “Parenting Yang Baik mengatasi Kakak Cemburu dengan Adik

  1. Pingback: Miliki Aturan di Rumah Untuk Membuat Rumah Terasa Menyenangkan | A Good Parenting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation