Hasil Penelitian Mendidik Anak Tanpa Kekerasan

Mendidik anak bisa dibilang hal yang tidak mudah. Dalam melaksanakannya orangtua harus memilikikeahlian tersendiri. Selain menjaga tingkat kematangan emosi, orangtua juga dituntut untuk berkesenian untuk mendidik anak. Apakah cara mendidik anak yang Anda terapkan sudah Tepat? Masihkan berlaku keras kepada anak menjadi hal yang biasa Anda lakukan?

Hasil penelitian tentang mendidik anak

Murray Strauss, seorang peneliti dari New Hampshire University, Amerika Serikat, telah melakukan penelitian selama 4 tahun terhadap 1.510 anak melalui tes IQ, baik yang mendapatkan perlakuan kasar dari orangtuanya maupun tidak. Hasil penelitiannya menyatakan bahwa anak-anak yang tidak mengalami kekerasan di rumahnya mengalami peningkatan IQ antara 2,8 hingga 5 poin. Sementara IQ anak-anak yang mengalami kekerasan cenderung statis dan kesulitan untuk mengikuti jenjang pendidikan lebih tinggi.

Sayangnya, Psikolog anak Seto Mulyadi mengungkapkan, “masih ada anak yang mendapat kekerasan dari orangtuanya. Dari mulai dijewer, dipukul, hingga di tingkat paling ekstrim: disetrika, direndam dalam bak mandi, dan dianiaya secara seksual”.

Ada dampak yang mengerikan bila kita sebagai orangtua kerap melakukan kekerasan kepada anak seperti anak akan tumbuh menjadi pribadi yang keras kepala, agresif, selalu ingin menyelesaikan masalahnya dengan kekerasan, dengan orangtua jadi susah harmonis, serta bisa menghambat kreativitas dan kemampuan anak untuk berpikir secara bebas. Bayangkan bila dari balita, anak sudah mendapatkan kekerasan, kreativitasnya selalu tersumbat dan pikirannya menjadi dangkal.

cara mendidik anak

Mendidik Anak Tanpa Kekerasan

Menurut Kak Seto, cara mendidik anak yang tepat adalah orangtua mengasuh anak dengan cara yang ramah dan tanpa kekerasan. Bangun kedekatan dan perdalam kelekatan antara anak dan orangtua. Berusahalah untuk menikmati mendengarkan suaranya, hasil karyanya yang belum sempurna, kegiatannya yang selalu bulak balik di teras maupun di dalam rumah Anda. Perlu disadari sebagai orangtua kita harus bersyukur, anak yang aktif, memiliki daya ingat yang baik dan memiliki tumbuh kembang yang baik merupakan tanda anak sehat.

Artikel lain: Cara Mendidik Anak Yang Tepat Bukan Dengan Kekerasan

Mendidik anak dengan sikap kasar, seperti berteriak, membentak, atau menasihati anak tanpa henti dan tanpa kompromi jelas memiliki banyak dampak negatif pada anak. Maka, terapkanlah cara mendidik anak dengan penuh kasih sayang, tegas, mendidik anak tanpa kekerasan dan hangat. Anak juga memiliki perasaan dimana mereka bisa berpikir dan mengetahui prilaku yang baik terhadap orangtua. Nantinya anak akan menghormati, menghargai, dan menyayangi orangtua. Ingatlah bahwa kita miliki anak bukan hanya saat ini tapi juga nanti merekalah pelindung orangtua di saat kita tua nanti.

Baca Juga:
Resiko Jangka Panjang Ibu Melahirkan dengan Caesar
Tips Menenangkan Anak Phobia Gelap Ketika Mati Lampu
Sering Mengigau dan Menangis, Ada Apa Dengan Si Kecil?

This post has already been read 786 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation