Ayo Jadi Teman Curhat Anak Remaja Anda

Tidak terasa setelah kita mengasuh anak-anak dari waktu ke waktu mereka kini sudah semakin besar. Mereka menjadi anak remaja yang pintar bergaul dan memiliki kehidupan sosial di bermacam tempat. Kadang kita sebagai orang tua juga yang membuat mereka sibuk dengan kegiatan kursis, bimbingan belajar (bimbel) atau kelas tambahan lainnya selain sekolah.

Kebanyakan orang tua ingin memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anaknya. Ini sebabnya anak remaja dituntut untuk cerdas dan pintar. Baik pintar dalam hal akademis maupun pintar dalam bergaul. Sebenarnya ada kebaikan dan keburukan dari hal ini.

Kebaikannya adalah anak memiliki waktu bersosialisasi tambahan diluar jam sekolah. Anak mendapat banyak ilmu tambahan di luar jam sekolah. Kelebihan lainnya anak remaja Anda bisa berorganisasi atau berkelompok dengan teman belajarnya. Tapi keburukannya adalah saat anak merasa semua tugas yang sedang dijalankannya menjadi beban dan terasa berat.

Dalam keadaan seperti ini sebagai orang tua yang baik jangan menarik kesimpulan sendiri. Sebagian orang tua melihat nila sekolah anak remajanya turun langsung beranggapan anak tidak pintar, anak terlalu sering main dan malas belajar. Padahal belum tentu itu benar.

Ada satu kejadian dari salah satu teman saya, anaknya tidak mau ikut bimbel, sampai-sampai tidak mau masuk sekolah. Ternyata terlalu banyak beban pelajaran membuat dia kesulitan. Ada masanya mood anak bisa hilang. Anak remaja Anda juga demikian, ada saatnya mereka bad mood. Saat anak sedang bad mood dan ada temannya mengganggu ini bisa menyulut keributan dan berujung dengan perkelahian.

Bila anak remaja Anda berada dalam situasi seperti ini, jangan mencap mereka dengan julukan atau kata-kata yang tidak enak di dengar. berikan dukungan, kalau perlu orang tua menjadi fasilitator untuk berdamai dengan temannya. Bagaimanapun penting untuk menciptakan suasana yang nyaman dalam lingkungan belajar anak remaja Anda. Jadilah teman curhat bagi anak remaja kita dan kita akan mengetahui apa yang menjadi kesulitan baginya.

This post has already been read 588 times!

One Thought on “Ayo Jadi Teman Curhat Anak Remaja Anda

  1. Pingback: Mendampingi Anak Perempuan Saat Masuk Pubertas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation