Minuman Terbaik Untuk Kesehatan

Kita tidak pernah tau hidup itu sampai kapan.. Tapi kalau minuman sehat apa yang terbaik kita perlu tahu lho.

Paling tidak kita sudah berusaha memperpanjang usia dengan mengkonsumsi minuman sehat yang baik untuk tubuh.

Berikut ini adalah minuman sehat terbaik yang mudah ditemui di Indonesia.

1. Jus buah

minuman-sehat-jus-buah

Jus buah tidak dapat membantu untuk menurunkan asupan kalori begitu banyak, tapi nutrisi seperti vitamin dan antioksidan yang terkandung dalam jus buah membuatnya menjadi salah satu pilihan minuman sehat yang baik. Untuk mengurangi rasa atau aroma buah yang kurang kita sukai, kita bisa menambahkan dari buah lain yang rasa dan aromanya kita suka. Atau memilih buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi dan memiliki rasa asam. Continue Reading →

Tips Mengatur Waktu Tidur Anak

Anak Susah Tidur Di Malam Hari
Semua berawal dari cara mengatur waktu anak mulai dari pagi hari. Bangun tidur terlalu siang juga kerap menjadi permasalahan anak susah tidur di malam hari.

Mengapa bangun tidur sangat berpengaruh? Jadwal sarapan, mandi pagi sampai semua runtunan kegiatan anak selama sehari akan bergeser waktunya. Pada akhirnya semua jadi tertunda, anak susah tidur di malam hari dan semestinya tidak demikian.

Tips Mengatur Waktu Tidur Anak

1. Biasakan anak bangun pagi

tips-mengatur-waktu-tidur-anak-biasakan-bangun-pagi
Bangun pagi hari memiliki 3 manfaat jitu yang bisa membuat mood seseorang lebih baik. begitu pula tugas kita sebagai orangtua adalah harus pintar dalam mengatur waktu tidur anak.

2. Fasilitasi anak untuk memiliki kegiatan positif selama seharian
Berikan mainan yang menyenangkan. Hindari film horor di malam hari yang bisa menghantui si kecil sebelum tidur. Kebanyakan kasus anak susah tidur disebabkan kecapekan, film horor, dan kegiatan kurang positif (kesalahan kecil yang bisa dilakukan anak).

3. Perhatikan porsi makanan anak Anda

tips-mengatur-waktu-tidur-anak-porsi-makan

Credit : Zori Huang via Flickr

Perlu diperhatikan, sebaiknya tidak memberikan makanan yang terlalu mengenyangkan menjelang waktu tidur. Makan berlebihan bisa membuat anak merasa penuh dan tidak nyaman. Sebaliknya, rasa lapar karena kurang makan juga bisa membuat anak gelisah. Bila ini terjadi biasanya anak rewel menjelang waktu tidur.

4. Edukasi
Memberi penjelasan kepada anak tentang mengatur waktu tidur yang baik. Biarkan anak belajar memahami bahwa lama waktu tidur dapat mempengaruhi kesehatannya.

5. Interior kamar anak
Atur penataan atau interior kamar tidur yang nyaman bagi anak untuk menghindari susah tidur. Gambar tokoh kesukaan anak yang berada di tirai, seprei bantal atau selimut dipercaya bisa membuat anak merasa lebih senang dan nyaman menjelang waktu tidur.

Berbagai Sumber

Mendampingi Anak Perempuan Saat Masuk Pubertas

Orangtua merawat anak dengan penuh kasih sejak masih dalam kandungan ketika sang ibu hamil. Orangtua terus merawat dan menjaga buah hati hingga anak mulai masuk usia bersekolah dan tumbuh semakin besar.

Orangtua Tidak Menydari Perubahan Pada Anak

Kadang orangtua tidak menyadari anak terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Orangtua sering terjebak dengan berpikir, “anakku masih anak-anak”. Padahal kini anak kita bukanlan anak balita lagi tapi sudah masuk dalam usia remaja.

Mulai dari masa kanak–kanak hingga masa remaja, anak masih sering bergantung pada orangtua. Tapi pada masa pubertas, ketergantungan ini perlahan akan berkurang. Masa pubertas yang merupakan masa transisi dari anak–anak menuju ke dewasa pasti dialami oleh semua anak.

Usia Anak Memasuki Masa Pubertas

Pada masa peralihan anak akan mengalami beberapa perubahan baik dari fisik, psikis serta pematangan pada fungsi seksualnya. Ini merupakan hal yang biasa. Pada anak laki-laki biasanya terjadi pada usia 8-9 tahun. Akan terlihat jakun, tumbuh bulu diwajah seperti berkumis dan jenggot. Continue Reading →

Mengembangkan Kreativitas Anak

Kreativitas yang dimiliki oleh seorang anak dengan anak yang lainnya tentu berbeda-beda. Bentuk kreativitas anak yang diperlihatkan juga tidak bisa disama-samakan.

Kreativitas sebagian bisa berkaitan dengan bakat sang anak. Kenali bakat anak untuk bisa mengerti kreativitas anak dengan baik. Bahkan kreativitas seorang anak bisa dikembangkan seiring pertumbuhannya.

Mengutip penjelasan dari BRAND’S Essence of Chicken Indonesia, “kreativitas adalah hal yang bisa dikembangkan oleh siapapun dengan mudah!” Continue Reading →

Bahaya Anak Kecanduan Video Games

Anak Anda suka bermain video games?  Jika ya, sebaiknya sebagai orangtua kita mencari tahu  bahaya anak yang terlanjur kecanduan dengan video games. Perhatikan dan berikan batasan dengan cara yang tepat.

Video games adalah salah satu jenis permainan yang sangat digemari oleh anak-anak. Secara visual permainan video games memang sangat menarik perhatian anak. Berbeda dengan anak-anak pada jaman dahulu, anak-anak jaman sekarang lebih memilih duduk berjam-jam didepan layar televisi atau komputer untuk bermain video games. Perkembangan permainan video games ini semakin banyak pilihannya, tentu akan diiringi oleh dampak buruk yang ditimbulkan dari kebiasaan anak bermain video games.

Apabila kita perhatikan, bahaya dari anak yang kecanduan video games ini berdampak buruk tidak hanya secara fisik, melainkan juga untuk perkembangan jiwa anak. Anak yang hobi bermain video games, akan cenderung menghabiskan waktu berjam-jam hanya duduk dan memandangi layar, dampaknya, mereka jarang melakukan aktivitas fisik.

Walaupun jenis permainan dari video games saat ini telah berkembang, bahkan ada yang dibuat lebih interaktif dan membutuhkan gerak tubuh, namun belum juga dapat menandingi manfaat aktivitas lari, melompat, atau permainan olah tubuh lainnya. Selain itu, bahaya lain yang menghantui anak adalah kemungkinan terganggunya kesehatan mata pada anak.

Anak yang banyak menghabiskan waktu di depan layar televisi atau komputer akan lebih mudah mengalami kelelahan pada syaraf mata. Hal ini dikarenakan mata yang terus-menerus terkena cahaya dari televisi atau komputer. Lebih jauh lagi, dampak ini tidak jarang mengakibatkan penglihatan anak menjadi rabun. Karena itu, tidak jarang anak pada usia dini telah banyak yang menggunakan kacamata. Hal ini salah satunya karena seringnya berhadapan dengan layar televisi atau komputer.

bahaya-anak-kecanduan-video-games-thumbnail

Kemudian, dari segi psikologi atau kejiwaan, bahaya dari kecanduan video games ini juga cukup mengkhawatirkan. Banyak jenis permainan video games yang berisi adegan kekerasan, hal ini dapat membahayakan kejiwaan anak karena anak akan cenderung meniru hal-hal tersebut. Untuk itu, orang tua perlu cermat dalam memperhatikan jenis permainan yang dipilih.

Selain itu, menurut beberapa ahli psikologi, anak yang kecanduan bermain video games akan cenderung berperilaku lebih agresif dan kurang baik. Terutama bagi anak yang addict main video games peperangan. Tidak jarang juga diantara mereka yang menjadi ansos (tidak peduli dengan lingkungan sekitar) karena terlalu banyak berinteraksi dengan layar televisi atau komputer.

Cara Mengatasi Rasa Takut Berpisah (Separation Anxiety)

Rasa takut bisa dirasakan oleh setiap orang, baik anak-anak maupun kita yang sudah dewasa. Rasa takut yang begitu dalam dan membuat orang tersebut melakukan keanehan bisa disebut phobia.

Salah satu bentuk rasa takut yang sering dirasakan adalah rasa takut berpisah (Separation Anxiety). Bila hal ini terjadi pada anak, cukup sulit untuk menanganinya.

Anak merasa cemas dan menjadi tidak tenang ketika harus berpisah dengan orang terdekatnya. Pada dua tahun pertama ibu merupakan sosok yang paling akrab dengan anak. Kelekatan yang terbangun juga sangat erat dan ada unsur ketergantungan yang tumbuh pada anak terhadap ibunya.

Figur ibu, tak selalu harus berarti ibu kandung, bisa juga ibu pengasuh, ayah, kakek atau nenek, atau siapa saja yang memang dekat dengan anak. Anak dengan sendirinya bisa menilai siapa orang yang memberikan kenyamanan untuknya.

Kelekatan anak dengan sosok ibu biasanya akan berkurang setelah anak mulai banyak berinteraksi dengan lingkungan dan bisa bereksplorasi dengan mainan yang ditemuinya. Pada fase ini kada ibu kelewat melindungi dan semakin overprotektif.

Tanpa sadar ibu mengatur segala hal dan banyak melarang anak, hingga tak bisa mempercayakan anaknya pada orang lain. Anak harus berada dibawah pengawasan ibu secara langsung, justru keadaan ini yang menjadi masalah.

Kelekatan ibu dan anak terus bertahan dan akhirnya menimbulkan kelekatan patologis walau anak sudah semakin besar. Rasa takut berpisah lama-kelamaan akan muncul dalam diri anak. Akibatnya, anak tak mau sekolah, gampang nangis, dan sulit dibujuk saat ditinggal ibunya.

Ada tahap yang sangat parah, ibu tidak diberi kesempatan beranjak ke dapur atau ke kamar mandi pun, anak terus mengikuti dan memanggil. Rutinitas seperti masak, makan bahkan buang air kecil menjadi sangat susah.

Cara mengatasi rasa takut berpisah pada anak

Tuhan menciptakan anak dengan keistimewaan, walau usianya masih sangat kecil tapi anak memiliki kemampuan untuk mendengarkan, kemampuan untuk mengerti ketika diberi penjelasan. Kadang orangtua tidak menyadari hal ini.

Jelaskan pada si kecil, mengapa ibu dan ayahnya harus pergi bekerja. Begitu juga penjelasan tentang waktu meski anak usia ini belum sepenuhnya mengerti secara pasti kapan pagi, siang, sore, dan malam. Beri pengertian mengenai berapa lama masing-masing waktunya kapan siang menggantikan pagi dan kapan malam menggantikan siang. Beri gambaran kepada si kecil berapa lama ayah dan ibunya bekerja dan libur.

Gunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak. Bicaralah dengan suara lembut, Semisal, “Nanti, waktu kamu makan sore, Ibu sudah pulang.” Jika tak bisa menepati sesuai waktu yang dijanjikan, beri tahu anak. Sebab, anak akan terus menunggu dan ini justru bisa menambah rasa takut anak. Ia akan terus cemas bertanya-tanya, kenapa sang ibu belum datang.

Penting Mengingatkan Anak Untuk Selektif Dalam Memilih Teman Bermain

Waktu terus berjalan, ada kalanya anak tumbuh dan memasuki usia remaja. Anak akan banyak belajar dari lingkungannya, baik lingkungan keluarga, sekolah dan teman bermainnya. Pada usia remaja, biasanya anak banyak terpengaruh dengan lingkungan bermainnya. Maka itu, penting untuk mengingatkan pintar-pintar dalam memilih teman kepada anak.

Anak yang memasuki usia remaja sudah mengetahui mana yang baik dan buruk untuknya. Lalu apa yang salah pada anak remaja yang berperilaku menyimpang?

Tidak sepenuhnya mereka boleh disalahkan, sebagai orangtua kita bertanggungjawab untuk memberikan pengarahan dan pengasuhan yang benar.  Setelah masuk usia remaja, anak bisa menentukan dengan siapa ia bergaul. Mereka sudah tidak sepenuhnya dalam pengawasan orangtua. Rentan akan pergaulan yang kurang baik dan berperilaku menyimpang.

mengingatkan-anak-untuk-selektif-dalam-memilih-teman

Sejak kecil ajarkan pendidikan agama, sopan santun dan beritahu mana yang baik dan salah. Biasakan dengan mencontohkan bukan hanya sekedar kata-kata. Berikan kenyamanan dengan pola pengasuhan yang baik. Dekatkan diri kita dengan anak dengan cara mengetahui perkembangan mereka. Jadi tak ada salahnya sebagai orantua kita meng-update informasi untuk tahu keadaan terkini. Seperti apa sih trend dikalangan remaja untuk saat ini.

Selektif dalam memilih teman bermain pun bisa orangtua contohkan kepada anak. Misalkan, dengan mengenalkan teman-teman Anda dan memberikan contoh yang baik. Perlihatkan cara bergaul yang baik, seperti cara berpakaian saat berkunjung, memberikan salam di awal pertemuan, waktu berkunjung dan semacamnya. Dengan demikian anak belajar dari kebaikan yang pernah diperlihatkan orangtuanya.